20160106014905masjid agung karawang.
2 Januari 2016.
Tausiyah habib seif alwi ba’aalaawi.

Walaupun masih dlm kondisi liburan, kita tidak boleh surut dan tidak boleh lelah untuk selalu berkumpul dan berjuang mengibarkan panji panji Rasulullah s.a.w.

Kita coba mengingatkan diri kita mengenai akal yang bijak dan bagus dalam mempergunakan waktu kita hidup didunia ini.

Maka seperti yg Alloh SWT perintahkan kepada nabi dawud as dlm kitab zabur…bahwa orang yang cerdas akalnya…
Membagi mnjd 4 waktu dlm hidupnya, al:
1. Waktu yang digunakan untuk bermunajad. (Berdzikir,membaca kalam illahi,dan hanya mengeluh kepada Alloh SWT)

Berdzikir dengan keraspun sudah ada dijaman nabi.

ﻯِﻒ ٍﻟُﺠَﺮِﺏ ّﺭَﻣَﻒ ًﺓَﻟْﻴَﻞ ﻡ . ﺹ ّﻳِﺒّﻨﻼ َﻋَﻢ ُﺗْﻘَﻠَﻄْﻨِﺎ : ِﻋَﺮْﺩَﻟْﺎ ُﻧْﺒﺎ َﻻَﻕ
َ:ﻻَﻕ ﺽ . ﺭ َﻣَﻠْﺴَﺄ ِﻧْﺐ ِﺩْﻳَﺰ ْﻧَﻊ
ٌ)ﻫﺎَﻭَﺃ ﻫّﻨِﻜﻠَﻮ َﻝ ) َ:ﻻَﻕ ؟ﺍّﻳِﺌﺎَﺭُﻡ ﺍَﺫﻩ َﻧْﻮُﻛّﻲ ْﻧَﺄ ﻯﺴَﻊ ِﻻ َﻟْﻮُﺳَﺮ ﺍَﻱ
ُ:ﺗْﻠُﻖ , ﻫَﺘْﻮَﺹ ُﻋَﻔْﺮَﻱ ِﺩِﺟْﺴَﻤْﻼ }ﻳﻘﻬﻴﺒﻼ ﻫﺎﻭﺭ }
“Dari Zaid bin Aslam Ra. bahwasanya Ibnu Adra’ berkata: Saya telah berjalan bersama Nabi SAW di suatu malam, maka Beliau melewati seorang laki-laki yang sedang berdzikir dengan mengangkat suara (suara yang keras) didalam masjid. Aku bertanya kepada beliau SAW: ‘Wahai Rasulullah, barangkali orang ini (yang sedang berdzikir dengan suara keras)itu sedang pamer?’ Beliau bersabda: ‘Tidak, akan tetapi ia sedang merintih (mengeluh) kepada Tuhannya.

Jadi tidak masalah bagi yang kmau berdzikir dgn mengeluarkan suaranya.

Tentu dgn suara yg wajar.

2. Menggunakan waktunya untuk mengkoreksi dirinya.
-ada yg dgn cara dicatet kesalahannya.
-ada yg dgn cara dingat ingat kesalahannya…

Ingat…perbuatan kita sampai ke Rosulullah..dan rasul s.a.w. masih bisa memberi pertolongan walau telah meninggal dunia.

ﺣﺪﺛﻨﺎ ﻳﻮﺳﻒ ﺑﻦ ﻣﻮﺳﻰ ﻗﺎﻝ ﻧﺎ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻤﺠﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻌﺰﻳﺰ
ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺭﻭﺍﺩ ﻋﻦ ﺳﻔﻴﺎﻥ ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺍﻟﺴﺎﺋﺐ ﻋﻦ ﺯﺍﺫﺍﻥ
ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ ﺇﻥ ﻟﻠﻪ
ﻣﻼﺋﻜﺔ ﺳﻴﺎﺣﻴﻦ ﻳﺒﻠﻐﻮﻧﻲ ﻋﻦ ﺃﻣﺘﻲ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻭﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺣﻴﺎﺗﻲ ﺧﻴﺮ ﻟﻜﻢ ﺗﺤﺪﺛﻮﻥ ﻭﻧﺤﺪﺙ ﻟﻜﻢ
ﻭﻭﻓﺎﺗﻲ ﺧﻴﺮ ﻟﻜﻢ ﺗﻌﺮﺽ ﻋﻠﻲ ﺃﻋﻤﺎﻟﻜﻢ ﻓﻤﺎ ﺭﺃﻳﺖ ﻣﻦ ﺧﻴﺮ
ﺣﻤﺪﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻣﺎ ﺭﺃﻳﺖ ﻣﻦ ﺷﺮﺍﺳﺘﻐﻔﺮﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻜﻢ
Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Musa yang berkata telah menceritakan kepada kami Abdul Majid bin Abdul Aziz bin Abi Rawad dari Sufyan dari Abdullah bin Sa’ib dari Zadzan dari Abdullah dari Nabi SAW yang bersabda “Allah SWT memiliki malaikat yang berkeliling menyampaikan kepadaku salam dari umatku” dan
Rasulullah SAW kemudian bersabda “Hidupku baik bagi kalian, kalian menyampaikan dariku dan akan ada yang disampaikan dari kalian. Kematianku baik bagi kalian, perbuatan kalian diperlihatkan kepadaku. Jika Aku melihat kebaikan maka Aku memuji Allah SWT dan jika Aku melihat keburukan maka Aku meminta ampun kepada Allah SWT”.

3. Waktu yg digunakan untuk berkeliling menemui saudara, teman, dsb untuk semata mata berdakwah.
walaupun dirinya sendiri masih belum bisa mengamalkan seutuhnya.

4. Melepaskan dirinya dari sesuatu yg haram dan mengerjakan hanya yg halal.(menahan hawa nafsu) dengan mempersedikitkan tidur,makan, dan bicara

Lanjutan tausiyah habib seif alwi ba’aalwiy.
2Desember2016, masjid agung karawang.

Didunia..non muslim sudah menemukan beberapa teknologi canggih….mereka membuat penelitian dan penemuan penemuan baru:drone, membuat peluru kendali, pergi ke bulan, dsb…
di sebagian ummat Islam masih saja sibuk menuduh saudaranya bidah bidah..syiah syiah…

Namun saat ini tuduhan bidah sudah tidak laku lagi, ummat sudah pandai/ngerti utk menjawab. Kemudian sekarang mereka membuat tuduhan baru dengan menuduh umat islam ahlu sunnah wal jamaah menjadi syiah. Maka berhati-hatilah..!

Ketahuilah, bahwa sangat penting ilmu itu memiliki sanad/jalur keguruan sampai Rasulullah s.a.w.

Andaikata seseorang itu tidak memiliki sanad, maka ia akan berkata semaunya.
Baca Quran ,ilmu Quran,ilmu hadist,semua ilmu harus ada sanadnya. Terutama dgn thoriqoh.

Para ulama sepakat, bahwa siapa saja ulama ataupun sufiyah yang tidak memiliki sanad yg absyah/syah / yg benar/ yg dpt dipercaya, ini seperti anak yg tidak memiliki orangtua dan ia tidak bisa mengamalkan ilmunya dan tidak boleh memiliki murid.

Imam An-Nawawi, sebagaimana dinukil As-Su yuthi dalam kitab Tadribur Rawi, mengatakan, langkah tahammul wal ada’ (upaya mengambil suatu sanad pengetahuan dan pemberiannya) disebut ijazah.

(Tambahan penulis:
Imam Asy Syafi’i ra. mengatakan: “Tiada ilmu tanpa sanad.”
Imam Asy Syafi’i ra. juga berkata: “Barangsiapa yang bertafaqquh (coba memahami agama) melalui isi kandungan buku-buku, maka dia akan mensia-siakan hukum (kefahaman sebenar-benarnya).”. (Tazkirah As-Sami’e: 87)
Berkata Imam Asy Syafi’i ra.: “Orang yang belajar ilmu tanpa sanad guru bagaikan orang yang mengumpulkan kayu bakar digelapnya malam, ia membawa pengikat kayu bakar yang terdapat padanya ular berbisa dan ia tak tahu” (Faidhul Qadir juz 1 hal 433))

Filed under: Taklim Ahbaburrosul

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!