AHBABURROSUL-1

TABLIGH AKBAR GEMA MUHARRAM BERSAMA AHBABURROSUL

Jumat, Oktober 20th 2017. | Taklim Ahbaburrosul

FB_IMG_1508469350458[1]

Oleh : Sayyid Seif Alwi Ba’ Alawy
Sabtu, 14 oktober 2017
Tempat : Lapangan Karangpawitan 2 ~ Karawang

 Tentang Keimanan & ketakwaan

🍃Rosul SAW bersabda :
“Siapa orang yang hari demi harinya sama kualitasnya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang merugi, bahkan bisa dikatakan ia orang yang kurang sehat akalnya. Akan tetapi siapa orang yang esok harinya lebih buruk dibandingkan hari ini, maka orang yang seperti ini adalah orang yang terlaknat”

🍃Maksudnya yaitu : Kalau kian hari, kualitas kita tidak semakin naik, akan tetapi kualitas keimanan kita malah semakin menurun, bisa jadi kita orang yang terlaknat oleh Allah SWT.

🕌Misalkan dalam sholat, semakin hari bukannya semakin khusyu’ akan tetapi didalam sholat kita masih memikirkan dunia dan dunia, berarti pada saat itu Allah SWT mencabut kenikmatan dalam beribadah.

Walaupun kita orang kaya, punya jabatan, punya keluarga yang cukup baik menurut kadar ukuran kita, tapi kalau ketakwaan dan keimanan kita tidak baik, maka kita termasuk orang yang terlaknat.

🎍Contoh : Firaun semakin hari semakin bertambah kekuasaan dan kekayaannnya, semakin hari kemampuannya dalam hal “magic” -ilmu sihir red – ia semakin hebat bahkan Firaun merupakan raja dari ahli sihir, sehingga Firaun itu tidak pernah digigit oleh nyamuk.

Akan tetapi ia tidak punya keimanan dan ketakwaan, sehingga ia termasuk orang yang dilaknat oleh Allah SWT.

🔖Kata mutiara : “Orang yang hebat, yaitu orang yang bertakwa kepada Allah SWT, sehingga api neraka pun tidak akan melalap dirinya.”

🍁Maka teruslah kembangkan keimanan dan ketakwaan kita.

Dengan sesama agar lebih baik lagi dan lebih bermanfaat lagi, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain, bukanlah justru yang memanfaatkan orang lain.

🍃Ciri-ciri orang yang takut kepada Allah SWT yaitu :

1. Ia menjaga perutnya, dari perkara yang haram.

2. Ia menjaga lisannya, ia akan terus membasahi lisannya dengan dzikrullah, dengan sesuatu yang bermanfaat. Ia hindarkan lisannya dari perkara yang bohong.

3. Ia menjaga matanya, ia jadikan matanya untuk sesuatu yang bermanfaat, ia pandang Al-Qur’an, ia pandang kitab-kitab para ulama, ia pandang buku-buku ilmiah, ia pandang sesuatu yang bisa menentramkan hatinya dan menambah keimanannya.

Ia pandang baitullah ketika ia bersungguh-sungguh datang kesana.

🍃Rosul SAW bersabda :
“sebaik-baik kurun adalah pada masa hidupku, kemudian dari kurun para sahabat yang menemaniku, kemudian para tabiin yang berguru pada sahabat.

Kemudian tabiit tabiin yang berguru pada tabiin.” Ini yang disebut kurun dimasa salaf.

🍃Baginda Rosul SAW bersabda yang dinukil dari kitab Al-Wafa Musthofa, bahwa jibril menceritakan kata beliau : “Siapa orang yang bersholawat satu kali sholawat, maka Allah SWT akan mencatat 10 kebaikan dan Allah SWT akan melebur 10 keburukan, dan Allah SWT akan mengangkat derajat orang tersebut, sepuluh derajat kemuliaan, dan Allah SWT akan bersholawat kepada hamba-Ku tersebut sebanyak sepuluh kali.”

🍃Adapun bagi orang yang mengadakan acara-acara maulid, tabligh akbar yang isinya mengajak untuk berdzikir, bersholawat dan mengingat Allah SWT, maka akan mendapatkan pahala.

Sesuai sabda Nabi SAW :
”Siapa orang yang mengajak/menunjukan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala sebanyak orang yang mengikutinya itu.”

Rosul SAW menyatakan bahwasannya : “Perbanyaklah lisan-lisan kalian untuk berdoa & meminta doa dari orang lain, karena kita tidak tau dari lisan mana doa itu diijabah & dirahmati.”

📚Dan Rosul SAW mengajarkan kita untuk memperbaiki doa-doa kita, agar ketika orang lain meminta doa, kita bisa jadi doa kita yang diijabah termasuk untuk orang yang telah wafat.

Bahkan Rosul SAW sendiri ketika Sahabat Umar sedang melaksanakan ibadah umroh mengatakan : ”Jangan kau lupakan namaKu didalam doamu.” Rosul SAW meminta doa kepada sahabatnya.

Bertabarruk/ngalap berkah

– Ngalap berkah menggunakan air

Suatu ketika santri berebut sisa air minum mbah Maimun Zubair, dan ada salah satu Ustad yang tidak setuju dengan yang demikian.

📒Padahal Didalam kitab Riyadhus Sholihin dijelaskan, dimana Rosul SAW sedang duduk disamping kanannya ada sahabat Abdullah bin Abbas yang masih muda, sedangkan disamping kirinya ada sahabat yang sudah tua sahabat Abu Bakar, Sahabat Umar.

Ketika Rosul SAW minum sedikit kemudian Rosul SAW bertanya kepada sahabat Abdullah bin Abbas : “Ya Fulan … apakah engkau mengijinkan aku agar aku memberi minum terlebih dahulu kepada orang yang sudah tua disamping kiriku?”

Kata Sahabat Abdullah bin Abbas : ”Yaa Rosulullah… aku tidak akan biarkan bagianku dari pemberianMu diberikan orang lain”

💦Maka Rosul SAW memberikan minum itu kepada Sahabat Abdullah bin Abbas, jadi makna yang dapat diambil dari kejadian ini yaitu :

💧Sahabat berebut air bekas minum Rosul SAW, tapi tetap dengan adab & etika. Kemudian disini ngalap berkah itu dibenarkan dan diajarkan Rosul SAW.

Didalam Shahih Bukhari Rosul SAW dinyatakan oleh para sahabat
“Tidakkah Rosul SAW wudhu kecuali setiap tetes airnya ada pada sahabat.

Kemudian mereka akan usapkan ke wajah dan dada mereka dan jika sahabat lain tidak mendapatkan langsung, maka mereka akan meminta tangan sahabat lain yang masih basah dan mengusapkan ke wajah dan tubuh mereka.

– Tentang Ta’ widz (Tulisan Doa) untuk orang yang sakit

📕Dalam kitab THIIBUN NABAWI karya Ibnu Qoyim Al-Jauziah, murid dari Ibnu Taimiyyah,
Imam Al Mawarzi menceritakan kepada Imam Ahmad bin Hambal, ketika Imam Al Mawarzi sakit panas dan datang kepada Imam Ahmad bin Hambal dan dikatakan oleh beliau :”Aku sedang sakit panas yang luar biasa menderaku.”
Kemudian Imam Ahmad bin Hamdal menuliskan di kertas yang tulisannya terdapat :

“Bismillahirrohmanirrohiim
Bismillahi
Wa Billahi,
Wa Muhamad Rosulillah”
“Kulna Yaa Naruu Kuuni bardan Wa Salaman ‘Alaa Ibrohim Wa Aroodu bihi kaidan Fa Ja’alnaahumul akhsarin”
(QS. Al-Anbiya: 69-70)

🍃Sembuhkanlah orang yang membawa kertas ini ya Allah dengan kekuatanMu, dengan dayaMu, upayaMu, karena tulisan ini membawa doa dan tawasul.

Ibnu Taimiyah sering menulis doa untuk orang yang mimisan/pendarahan, namun ia tidak hanya menuliskannya pada 1 orang namun lebih.
Dan karena izin Allah SWT yang sakit kemudian menjadi sembuh.

– Larangan laki-laki memakai kain sutra & emas

🍃Didalam Shahih Muslim Sayyidah Asma’ binti Abu Bakar As Shidiq RA, beliau mengeluarkan jubah Rosul SAW yang kerahnya menggunakan sutra, bagian lengan bajunya/ujung lubangnya saja yang dijahit dengan sutra.

📋 Catatan : Laki-laki boleh menggunakan baju yang dicampur dengan kain sutra makaimal 40%, namun untuk menggunakan perhiasan emas, sekalipun dicampur tetap saja Haram hukumnya. Kecuali dalam keadaan mendesak itu diperbolehkan, karena ada sesuatu hal (Rukhsah), hanya untuk mengganti tubuh yang hilang atau cacat.

Namun sunnah bagi laki-laki menggunakan cincin yang berbahan perak.

📗Masih didalam kitab Thibbun Nabawi karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Ibnu Taimiyah disini diriwayatkan tentang Arfajah bin As’ad, tatkala hidungnya terpenggal saat peperangan, kemudian ia menggunakan hidung dari perak. tatkala ia bertemu dengan baginda Rosul SAW, kemudian baginda Rosul SAW bekata kepadanya : “Buatlah hidungmu dari emas, jangan dari perak karena hidungmu ini terluka & mengeluarkan darah(ada bekas-bekas luka yang masih basah), Jika kamu menggunakan perak, maka perak itu akan hilang.”

– Berkahnya air hujan ada didalam Surat Qaff ayat 9 :
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ

“Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu, pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang dapat dipanen.

Majelis Katib Srikandi AR

20160315214810

Related For TABLIGH AKBAR GEMA MUHARRAM BERSAMA AHBABURROSUL


Copyright © 2013 MAJELIS AHBABURROSUL