AHBABURROSUL-1

Apakah syi’ah itu islam….?

Kamis, November 5th 2015. | Pertanyaan Jamaah

IMG_6571-300x200Penanya:

Jawab: Ada yg masih dalam ranah Islam, ada yang keluar dari Islam sebab mengkafirkan para Sahabat dll.

Dalil gampangnya, kalimat ada yang masih dalam ranah Islam walaupun ada beberapa yang salah, tetep dihukumi Islam adalah syahadatnya sama, Qurannya sama, sholat jama’ah juga di masjid harom dan Nabawi, hajian juga, umroh juga, kalo kafir semua, pasti dilarang ke tanah haromain.
Punten saya mau ngajar dulu.

Penanya: Maaf saya belum bisa ambil kesimpulan dari penjelasan, jadi aqidah syi’ah sesuai dengan islam atau kah tidak?
Mohon penjelasannya

Jama’ah B: Alhamdulillah…terimakasih Habibana atas tambahan ilmunya.

Jawab: Didalam kitab kitab hadits yang mu’tabar ada beberapa Imam Syi’ah yang periwayatannya diambil oleh Imam Bukhori, Imam Muslim, Imam Baihaqi, Imam Abi Daud, dll.

Tentunya mereka bukan orang orang syi’ah ghullat atau rofidloh yang akidahnya takfiri sama seperti wahabi takfiri, syi’ah rofidloh biasa melaknat sayyidah Aisyah dan beberapa sahabat lainnya. Wahabi takfiri melaknat ayah dan ibu kandung Rosululloh. Syi’ah rofidloh menganggap kafir yang tidak sepaham. Wahabi takfiri juga menganggap syirik pelaku beberapa amalan sunnah bahkan dianggap halal menumpahkan darahnya.

Sama halnya seperti sholat, ada yang masih salah amaliah sholatnya, tentu tidak selayaknya semua yang sholat dianggap salah. Hanya yang melakukan kesalahan saja yang berhak menyandang “salah” dan didakwahi agar kembali kejalan benar. Rosululloh berbangga bangga dengan banyaknya ummat, bukan membanggakan diri dengan banyaknya manusia yang distempel syirik, kafir dll.

Menurut saya, kalimat jawaban pertama sudah jelas walau singkat.

Dalam menghukumi manusia itu kita hanya diperkenankan menghukumi yang lahiriah (dzhohiriah) saja, ranah bathiniah itu ranah Tuhan, ranah Alloh. Kita tak perlu berupaya ingin disejajarkan dengan ranah Ilahiyah.

Kalo seseorang masih Bersyahadat :

اشهد ان لا اله الا الله واشهد ان محمدا رسول الله

Dan menyatakan wajib sholat fardhu yang lima: Shubuh, dzhuhur, ashar, maghrib, isya, Dan Puasa Romadlon, Dan mengeluarkan Zakat, Dan berhaji bagi yang mampu, Mengimani Alloh, Malaikat, Kitab Alloh, Rosululloh, Hari akhir, Qodlo dan Qodar.

Maka itu Muslim. Dan diantara Muslim itu ada yang ta’at, dan ada pula yang tersesat. Seperti Muslim tapi masih malas sholat, dan tetap mengimani wajibnya sholat, maka ia Muslim yang fasiq (berdosa). Tidak boleh kita mengeluarkannya dari Islam.

Ada juga yang keluar dari ranah Islam, contoh:
Syi’ah rofidloh yang menyatakan penistaan kepada para Sahabat Rosul, dan menyatakan kemaksuman (terbebas dari dosa seperti Nabi) bagi para Imamnya. Syi’ah ghullat yang menyatakan bahwa Alloh salah menurunkan wahyu, harusna kepada Ali dan tidak mengakui kenabian Sayyiduna Muhammad.

Wahabi Takfiri (akidahnya Khowarij): yang mengkafirkan Imam Asy’ari dan Maturidi serta yang mengikutinya seperti Imam Ibnu Katsir, Imam An-Nawawi, Imam At-Thobrony, Imam At-Thobari, Imam At-Thobrony, Imam Baihaqi, Imam Izzuddin bin Abdissalam, Imam As-Suyuthi, Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani, Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah waljama’ah.

Wahabi Takfiri (Khowarij): Yang munafiq berani menghilangkan (kufur dan inkar terhadap) hadits yang kuat sanad periwayatannya, seperti zyaroh qubur, tawassul, tabarruk. Bahkan menghalalkan darah mereka yang mengamalkannya, menurutnya juga wajib memerangi pengamal bid’ah walaupun hasanah menurut pengamalnya sesuai dalil paling atas yang dilakukan para Sahabat dan Tabi’in.

Wahabi Takfiri: Yang menyamakan Alloh dengan makhluq, yang menyatakan Alloh perlu tempat, punya tangan, punya wajah. Dan Wahabi takfiri itupun mengakunya Ahlussunnah waljama’ah.  Apakah lantas kita kafirkan semua Ahlussunnah waljama’ah akibat kesesatan wahabi???
Tentu tidak.
_____________________________
Namun demikian, kita harus tetap dalam aqidah Ahlussunnah waljama’ah sebagaimana diwasiyyatkan Rosululloh SAW!!!

عليكم بسنتي وسنة الخلفاء المهديين الراشدين تمسكو بها وعضوا عليها بالنواجد

Karena di Syi’ah banyak yang tidak memakai hadits-hadits riwayat Imam Imam Ahlussunnah waljama’ah, mereka hanya membatasi riwayat hadits dari Imam mereka saja yang kurang lengkap jika tidak digabungkan dengan riwayat para Imam Ahlussunnah waljama’ah.

Dan terlebih juga kita sulit untuk memisahkan dengan detil, antara syi’ah yang adil dan syi’ah yang rofidloh.

Dan WASPADAI JUGA:
PROPAGANDA WAHABI/KHOWARIJ/TAKFIRI yang menggencarkan fitnah dan tuduhan kepada para Ulama Ahlussunnah waljama’ah yang obyektif dalam hukum, yang mampu membongkar KEBOHONGAN ILMIAH WAHABI TAKFIRI.

Mungkin saja kita pun tak luput dari fitnah itu.
Tapi KAMI PASRAHKAN LEHER KAMI DAN LEHER MEREKA YANG MEMFITNAH dan menggelontorkan fitnah fitnah kepada Para Ulama dan Asatidz Ahlussunnah waljama’ah,  diantaranya kepada NU dan Muhammadiah, juga kepada Para Habaib seperti Habib Umar, Habib Hisyam Al-Kabbani, Habib Ali Aljufri Dubai, Habib Riziq, Habib Quraisy Syihab, Habib Mundzir, Habib Luthfi dll.

Wahabi membuat propaganda tersebut untuk menghalalkan memerangi Ahlussunnah waljama’ah yang tidak sefaham dengan mereka, seperti yang sudah terjadi di negara negara Islam yang dibantainya.

الله المستعان ونعوذ بالله من الفتن الوهابية وعقيدة الوهابة والرافضة والضلالة

Sebarkan !!!!!!!!

20160315214810

Related For Apakah syi’ah itu islam….?


Copyright © 2013 MAJELIS AHBABURROSUL