BEKAL PERJALANAN

Catatan Ta’lim Sabtu malam ahad, 23 Mei 2015

BEKAL PERJALANAN

روى عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال لأبى ذر الغفاري رضي الله عنه :

يا ابا ذر، جدد السفينة فإن البحر عميق، وخذ الزاد كاملا فإن السفر بعيد، وخفف الحمل فإن العقبة كئود، واخلص العمل فإن الناقد بصير

Rosululloh SAW bersabda kepada Abi Dzar Al-Ghifari ra: Wahai Aba Dzarr,

1. Perbaharui perahumu karena laut itu dalam : yakni perbaiki niatmu disetiap hal yang engkau lakukan dan yang engkau tinggalkan, tujukanlah untuk meraih cinta Alloh dan menyelamatkan diri dari kemurkaan Alloh SWT.

Sayyiduna Salim bin Abdulloh bin Umar bin Khoththob ra: Ketahuilah bahwa pertolongan Alloh kepada seorang hamba itu sesuai dengan kadar niatnya. Siapa yang ikhlash niatnya maka sempurnalah pertolongan Alloh untuknya, dan siapa yang kurang baik niatnya maka akan berkurang pula pertolongan Alloh kepadanya.

2. Ambillah perbekalan secara sempurna, karena perjalanan itu jauh : yakni akhirat itu sangat melelahkan bagi orang yang tidak memiliki perbekalan berupa cinta dan ridlo Alloh SWT.

3. Ringankan beban karena lereng bukit itu sulit diatasi: yakni jangan kau bebani dirimu dengan beban kecintaan dunia.

4. Ikhlaskan amal karena sesungguhnya yang menjadi penilai itu adalah Alloh Dzat yg Maha Meneliti.

Jangan sepelekan amal yg sedikit yg disertai ikhlas karena nilainya agung menurut Alloh SWT, dan jangan sepelekan dosa yang kecil karena Allohlah yang kau khianati.

Dipublikasi di Samudera Ilmu, Tulisan Habib | Komentar Dimatikan

CINTA HAMBA BERBUAH CINTA ALLOH

Catatan ta’lim Kamis malam Jum’at, 21 Mei 2015

CINTA HAMBA BERBUAH CINTA ALLOH

قال ذو النون المصرى رضي الله عنه :

(العارف بالله تعالى اسير) اى مربوط بحبه، (وقلبه بصير) اى مزين لباطنه بالمراقبة ولظاهره بالمحاسبة، (وعمله لله كثير).

وقال: العارف بالله تعالى وفي، وقلبه ذكي، وعمله لله زكي.

Syaikh Dzunnuun Al-Mishriy berkata:

Orang yang ma’rifat kepada  Alloh adalah seorang tawanan (yakni tertambat dengan cintanya kepada Sang Kekasih), dan qolbunya menjadi penglihatan (yakni penghias bathinnya adalah muroqobah memeriksa kekurangan diri, dan penghias lahiriahnya adalah dengan mengevaluasi diri), sedangkan perbuatannya untuk Alloh itu sangat banyak dan tidak perhitungan.

Beliau pun berkata :

Orang yang ma’rifat kepada Alloh Ta’ala itu menepati janji (yakni dengan perjanjian kepada Alloh Ta’ala), dan qolbunya cerdas (yakni mudah memahami apa yang menjadi keinginan Alloh dan mana yang membuat Alloh benci), dan amalnya untuk Alloh akan terus berkembang disetiap waktu.

 

PANDANGAN MANUSIA TERHADAP PERBUATAN BAIK DAN BURUK

Pandangan manusia itu adalah :

Bila kita memiliki 99 kebaikan dan melakukan 1 keburukan, maka mereka akan memandang satu keburukan itu dan mengenyampingkan kebaikan yang 99.

 

Tetapi bagi Alloh :

Bila kita memiliki 99 kesalahan (kekhilafan) dan hanya memiliki 1 kebaikan, maka Alloh akan memperhitungkan 1 kebaikan itu tanpa memandang kesalahan yang 99. Karena sifat Maha Pemurah dan Maha Pengampun-Nya.

Demikianlah cinta kepada Alloh, akan menumbuhkan pertaubatan, dan berbuah cinta penuh pengampunan.

Ini adalah bahasa sastra, yang perlu difahami dengan bijak !!!

Dipublikasi di Tulisan Habib | Tag | Komentar Dimatikan

HADIRILAH TA’LIM BULANAN AHBABURROSUL

TAKLIM BULANAN JUNI 2015

Mari kita ramaikan Ta’lim Bulanan Majelis AHBABURROSUL Indonesia

Hari / Tanggal : Sabtu, 6 Juni 2015

Waktu : Pukul 20:00 s/d 24:00 wib

Tempat : Masjid Agung Karawang

Materi Kajian : Ratib, Maulid dan Tausiah

Ajak sahabat dan keluarga anda kita ramaikan Kota Karawang dengan dzikir dan maulid yang menggoyang Kota Karawang

Dipublikasi di pembuka | Komentar Dimatikan

MENCINTAI NABI DAN KETURUNANNYA

Catatan Ta’lim Ahad malam Senin, 25 Mei 2015 Serena Bogor.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إن لله عز وجل حرمات ثلاثا، من حفظهن حفظ الله امر دينه ودنياه، ومن لم يحفظهن لم يحفظ الله له شيئا، حرمة الإسلام، وحرمةى، وحرمة رحمى

Sesungguhnya bagi Alloh ada tiga HURUMAT (Hak Ilahi yang wajib dijaga dan haram dilanggar), siapa yang dapat memelihara ketiga hal tersebut, maka Alloh akan memelihara urusan agama (akhirat) dan dunianya. Dan siapa yang tidak memeliharanya, maka tidak ada sesuatu pun baginya yang mendapatkan perlindungan dari Alloh SWT.

Ketiga Hurumat tersebut adalah :
- Hurumat Islam (Kehormatan Islam)
- Hurumatku (Kehormatan Rosul)
- Hurumat Keluargaku (Kehormatan Keluarga/Keturunanku).
(HR.Al-Hakim, Ad-Dailami)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لا يؤمن احدكم حتى اكون احب اليه من نفسه،                                                       واهلي احب اليه من اهله، وعترتي احب اليه من عترت

Tiada sempurna iman seseorang diantara kalian sebelum aku lebih dicintai daripada dirinya, keluargaku lebih dicintainya daripada keluarganya, keturunanku lebih dicintainya daripada keturunannya sendiri.
(HR.At-Thobrony, Al-Baihaqy, Al-Haitsami, dan Ad-Dailami, Ibnu Hibban)

قال النبي صلى الله عليه وسلم : إن الله خلق الخلق فجعلني من خير فرقهم، ثم خير القبائل فجعلني من خير قبيلة، ثم خير البيوت فجعلني من خير بيوتهم،  فأنا خيرهم نفسا وخيرهم بيوتا

Sesungguhnya Alloh SWT telah menciptakan berbagai makhluq, dan menjadikanku sebaik-baik dari kelompok makhluq terbaik. Lalu Alloh SWT menciptakan qobilah-qobilah terbaik dan menjadikanku dari qobilah terbaik. Lalu Alloh SWT menciptakan keluarga- keluarga terbaik dan menjadikanku dari keluarga terbaik. Akulah manusia terbaik dikalangan mereka, baik dari segi pribadi maupun dari segi silsilah.
(Hadits Hasan riwayat Imam Tirmidzi dari Sayyiduna Abbas bin Abdil Muththolib)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كل سبب ونسب منقطع يوم القيامة إلا سببي ونسبي

Setiap pertalian dan nasab akan terputus dihari kiamat, kecuali pertalian dan nasabku.
(HR. At-Thobrony, Al-Haitsami, Al-Baihaqy)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كل بني انثى فإن عصبتهم لأبيهم ما خلا ولد فاطمة فإنى عصبتهم فأنا ابوهم

Setiap keturunan dari wanita maka garis keturunannya ikut kepada ayahnya, kecuali putera Fathimah, karena akulah garis keturunan mereka, maka akulah ayah (buyut) mereka.
(HR. At-Thobrony, Al-Haitsami)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : اربعة أنا لهم شفيع يوم القيامة المكرم لذريتي، والقاضي حوائجهم، والساعي لهم فى امورهم عند مااضطروااليه، والمحب لهم بقلبه ولسانه

Ada empat golongan yang akan aku tolong kelak dihari kiamat:
- Orang yang memuliakan keturunanku
- Orang yang berusaha memenuhi kebutuhan mereka (membantu & tidak membuatnya malas)
- Orang yang membantu segala urusan mereka saat terdesak
- Para pecinta mereka dengan qolbu dan lisannya.
(HR. At-Thobari, Ad-Dailami, Al-Muttaqi Al-Hindi, Az-Zubaidi, As-Samhudi)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ايها الناس من ابغضنا اهل البيت حشره الله تعالى يوم القيامة يهوديا

Wahai manusia, barang siapa yang membenci kami dengan cara membenci ahlul bait, maka dihari kiamat kelak Alloh SWT akan menggiringnya seperti orang yahudi.
(HR. At-Thobrony)

Alfaqir Seif Alwi Ba-Alawy

Dipublikasi di Tulisan Habib | Komentar Dimatikan

fiqh shalat

Assalamualaikum Warahmatullahi, Wabarakatuh, Wamaghfiratu.

Semoga kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya selalu menaungi hari hari ustad.
Bagaimanakah sebenarnya cara shalat jamak/qashar??

Maksud saya apakah benar hanya bisa dilakukan jika niat kita pergi itu karna mencari ilmu bukan tamasya..??
Dan benarkah dilakukan ditengah perjalanan,bukan setelah sampai ditempat tujuannya..??

Terima kasih banyak atas waktu dan perhatiannya,wassalammualaikum wr.wb.wm

Dipublikasi di Pertanyaan Jamaah | Komentar Dimatikan

syarah hadits

Assalamualaikum warahmatullahi, Wabarakatuh, Wamaghfiratu..

Semoga kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya selalu menaungi hari hari ustad..
saya ingin menyakan sebuah hadits yang telah diriwatkan oleh imam ahmad,

Bahwasannya Rasulullah mendengar kaum muslimin berdoa dengan suara yang tinggi pada saat perang khaibar, lalu beliau berkata kepada mereka : “Wahai manusia sayangilah dirimu dengan merendahkan suara, karna kamu tidak berdoa kepada yang tuli,tetapi sesungguhnya kamu berdoa kepada ALLAH yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat dan dia bersama kamu.

Yang ingin saya tanyakan, dimasyarakat sekarangkan banyak yang berdoa dengan mengeraskan suara sampai menggangu tetangga, bagaimana hukumnya masalah ini..??
terima kasih banyak atas waktu dan perhatiannya,wassalammualaikum wr.wb.wm

Dipublikasi di Pertanyaan Jamaah | Komentar Dimatikan

TA’LIM BULANAN 6 SEPTEMBER 2014

(ahbaburrosul post 7 September 2014) Gemuruh rampak hadroh dan riuhnya sholawat mewarnai Masjid Agung Karawang, Sabtu 6 September 2014 di Ta’lim Perdananya setelah sebulan tidak aktif karena harus berkonsentrasi pada aktifitas romadlon. Dihadiri kurang lebih seribu jamaah seakan area dalam sesak oleh jamaah yang semua hanyut dalam lantunan sholawat dan hadroh.

Kegiatan ta’lim bulanan ini seperti biasa dibuka oleh Dzikir Ratib Al-Athos yang dibacakan oleh Kiai Shodiqin (Purwakarta) kemudian dirangkai dengan pembacaan Maulid Simtuddurror yang sangat menyentuh qolbu pada syair-syair kecintaan baginda Nabi.  Tentunya semarak pukulan hadroh melengkapi ini semua seakan baginda Nabi Hadir ditengah-tengah para jamaah

Hadroh saat perform di Masjid Agung 060914Hadroh Ahbaburrosul saat performe di Ta’lim Bulanan Masjid Agung

Dalam tausiahnya Habibana menyampaikan tentang pentingnya MUJAHADAH dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu adalah upaya seorang hamba untuk berjuang sekuat tenaga dengan apa yang dimilikinya untuk menapaki jalan-jalan menuju Allah SWT.  Betapa Habibana menyoroti kita yang rela bermujahadah untuk urusan dunia namun sangat lemah bermujahadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Habibana juga menyampaikan tentang pentingnya berdakwah atau menyampaikan apa yang kita ketahui tentang agama kepada siapa saja yang membutuhkan, meskipun kita kurang istiqomah menjalankan. Hal ini dilakukan tentu saja dengan harapan agar kita yang menyampaikan bisa kembali tegerak lebih meningkatkan keistiqomahan kita dengan washilah ilmu yang kita sampaikan tadi.

ahbaburrosul habib tausiah 060914Habib Alwi Pimpinan Ahbaburrosul Tausiah pada Ta’lim Bulanan Ahbaburrosul

Tausiah seperti biasa dilanjutkan dengan tanya-jawab. Dan moment ini dimanfaatkan oleh para jamaah dengan menanyakan hal-hal yang belum difahaminya, pertanyaan didominasi dengan pertanyaan terkait hukum (Fiqh) dan juga ada yang bertanya tetang bagaimana memotofasi diri dalam beribadah.

Kemudian Ta’lim Bulanan ditutup dengan do’a dan mushofahah (berjabat tangan). seluruh jamaah yang hadir berjabat tangan, sehingga tidak ada jarak bagi kita semua. Karena tiada yang lebih mulia diantara kita semua kecuali taqwanya.

Penasaran dengan Ta’limnya ? Hadir aja di bulan depan Tanggal 4 Oktober 2014 di waktu dan tempat yang sama.

(Admin Majelis)

Dipublikasi di Samudera Ilmu | Komentar Dimatikan

mazhab

Assalamualaikum warahmatullahi,wabarakatuh,wamaghfiratu.. semoga kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya selalu menaungi hari hari ustad..
bagaimanakah bermakmun dengan yang berbeda mazhab..??benarkah haram atau makruh..??mengapa kan sama2 islam.??
trima kasih banyak atas waktu dan perhatiannya,wassalammualaikum wr.wb.wm

Dipublikasi di Pertanyaan Jamaah | Komentar Dimatikan

TAWASSUL DENGAN WASHILAH ROSUL & SHOLIHIN

Harap bagi setiap yg beriman kepada Alloh SWT & Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘alaihi wasallama, untuk tidak memenggal hadits dan mendustakannya!!! Hal seperti ini sudah beberapa kali saya dapati langsung dari lisan beberapa Ustadz yg mukadzdzib (pendusta) yang kita harus membuka kedok pendustaannya terhadap agama, dan mengajaknya untuk bertaubat kepada Alloh.

Mereka selalu berkata:
” Umar bertawasul kepada Abbas pamannya Nabi (yg masih hidup), tidak kepada Nabi Muhammad saw (karena Nabi telah wafat) “

Kalau memang bertawasul kepada dzat Nabi Muhammad SAW itu di syariatkan, berarti takdirnya bukan pada washilah Nabi Muhammad SAW,tapi kepada do’a nya.

Jawab : Lihat Shohih Bukhori juz 1 no.1010, sayyiduna Umar ra berdo’a dengan kalimat:

عن انس بن مالك: أن عمر بن الخطاب رضي الله عنه كان إذا كحطوا استسقى بالعباس بن عبد المطلب فقال: اللهم إنا كنا نتوسل اليك بنبينا فتسقينا وإنا نتوسل اليك بعم نبينا فاسقنا.قال:فيسقون

Artinya : Dari Sayyidina Anas bin Malik ra: Kholifah Umar bin Khoththob RA, bila orang-orang (para sahabat) dilanda kemarau, maka beliau memohon curahan hujan kepada Alloh SWT dengan bertawassul atas washilah kemuliaan Sayyid Abbas bin Abdil Muththolib (paman Nabi), maka Sayyid Umar berkata: “Yaa Allooh sesungguhnya kami bertawassul kepada Engkau dengan washilah Nabi kami maka turunkanlah hujan kepada kami, dan kamipun bertawassul dengan washilah paman Nabi kami (Abbas) maka segera turunkanlah hujan bagi kami. Sayyid Anas bin Malik berkata: Maka seketika pula diturunkan hujan.

Sungguh telah jelas, bahwa Kholifah Umar RA, seorang Sahabat terkemuka melakukan tawassul atas washilah Nabi SAW dan manusia sholih lainnya. Dan berarti boleh bertawassul dengan orang hidup ataupun yg telah wafat dari kalangan orang2 sholih.

Maka, sudahi kebohongan atas nama agama, dan merubah hadits2 Rosul…!!!
Stop pembodohan terhadap ummat
Stop berdusta atas Hadits Rosul…!

Jelas Sayyiduna Umar bertawassul dg washilah Nabi, lalu dengan washilah Pamannya

Mereka juga selalu berdusta dg kalimat:
“Kalo memang tawasul dengan orang mati di syariatkan ngapain orang buta itu capek2 datang ke Nabi Muhammad SAW untuk di doakan,
cukup dia di rumah saja lalu langsung bertawasul kepada Nabi Muhammad SAW.

Jawab: Rosululloh-lah yang mengajarkan dan memerintahkan shohabat tersebut untuk berdo’a dengan bertawassul atas diri Rosul:

عن عثمان بن حنيف:أن أعمى قال يا رسول الله أدع الله أن يكشف لي عن بصري قال فانطلق فتوضأ ثم صل ركعتين ثم قل:اللهم إني أسألك واتوجه إليك بنبيي محمد نبي الرحمة يا محمد إني أتوجه بك إلى ربك أن يكشف عن بصري اللهم شفعه في، قال فرجع وقد كشف الله عن بصره.رواه النسائي

Artinya : Dari Utsman bin Hunaif: “Sesungguhnya ada seorang Sahabat yg buta (datang menemui Nabi saat sedang berkumpul bersama kami) ia berkata: Yaa Rosulalloh, berdo’alah kepada Alloh agar Alloh menyembuhkan (membukakan) penglihatanku!”
Rosululloh berkata: “Silakan kamu pergi ambil wudlu, lalu sholatlah dua roka’at, lalu ucapkan (berdo’a) “Yaa Alloh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan washilah Nabiku Muhammad, Nabi yang menjadi rahmat, Yaa Muhammad sesungguhnya aku bertawajjuh dg (washilah)-mu kepada Tuhanmu agar Ia membukakan mataku (dari kebutaan), Yaa Allooh berikanlah syafa’at kepada Nabi untukku “. Utsman berkata: “Tak lama lelaki itupun kembali kepada kami, dan sungguh Alloh SWT telah memberi kemampuan untuk melihat”
(HR.An-Nasai)

Jelas sekali pengajaran tawassul dengan pribadi Rosululloh SAW itu ajaran Beliau shollalloohu ‘alaihi wa-aalihi wasallama. Bahkan terdapat kalimat Yaa Muhammad.

STOP PEMBAJAKAN HADITS (PEMALSUAN HADITS)
Tentang Tawassul ini, Bukan soal apa organisasinya, tapi siapa yang berdusta atas nama Rosululloh??? Maka segera betaubatlah kepada Alloh!!! Karena mendustakan Hadits Rosul yg valid berarti telah memilih tempat duduk didalam neraka.
Wal’iyadzu billahi minannaar waminal mukadzdzibiina biRosuulillaahi.

والله اعلم

Dipublikasi di Pertanyaan Jamaah | Komentar Dimatikan

SECANGKIR KOPI

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru ngaji mereka dulu. Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas & beberapa cangkir kopi yang berbeda². Mulai dari cangkir yg terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik.

Sang Guru menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir dan mengisinya dengan kopi. Setelah masing – masing alumni sudah mengisi cangkirnya dengan kopi, sang guru berkata: ” Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus & kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tiada menarik.

Memilih hal yg terbaik adalah wajar & manusiawi. Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yg bagus perasaan kalian mulai terganggu. Kalian secara otomatis melihat cangkir yg dipegang orang lain dan mulai membanding-bandingkannya. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.

” Hidup kita adalah seperti KOPI, sedangkan CANGKIRNYA adalah : pekerjaan, jabatan, & harta benda yang kita miliki.”

Cara menikmati kehidupan hampir sama dengan menikmati kopi. Kenikmatan kopi tidak tergantung dengan cangkir atau gelas. Demikian juga kenikmatan kehidupan tidak tergatung dengan harta dan kedudukan. Kenikmatan kehidupan adalah bagaimana CARA menikmati, yaitu dengan sabar, syukur dan ikhlas…..

(Maqolah Habibana dalam renungan yang dalam)

Dipublikasi di Tulisan Habib | Komentar Dimatikan